Logo

Design System

KD 2.2 – Komponen UX

01 / 07
Modul Pembelajaran Baru

Design System &
Komponen Tetap

Belajar menyusun komponen UI yang konsisten, reusable, dan efisien untuk pengalaman pengguna yang lebih baik.

Apa itu Komponen UX?

Elemen interaktif yang memiliki fungsi dan perilaku tertentu serta dapat digunakan berulang kali di berbagai layar.

Bukan hanya soal "Cantik"
Tapi soal "Konsistensi" & "Fungsi"

Kenapa Penting?

User (Pengguna)

Tidak bingung, cepat hafal penggunaan, dan merasa aplikasi profesional.

Designer

Hemat waktu (buat sekali pakai berkali-kali) & mudah update global.

Prinsip Konsistensi

"Jangan buat pengguna berpikir ulang untuk hal yang sama."

Visual

Elemen yang sama terlihat sama di semua tempat.

Contoh: Semua tombol utama berwarna biru & rounded.

Fungsional

Elemen yang sama berfungsi sama di mana saja.

Contoh: Swipe kiri selalu berarti 'Hapus' atau 'Arsip'.

Posisi

Elemen berada di letak yang diharapkan pengguna.

Contoh: Tombol 'Back' selalu di kiri atas.

Atomic Design

Metode membangun sistem desain dari elemen terkecil seperti menyusun LEGO.

⚛️

Atoms

Elemen terkecil (Icon, Label, Box).

🧬

Molecules

Gabungan atom (Button, Input Field).

🦠

Organisms

Gabungan molekul (Header, Card, Form).

VISUALISASI KOMPONEN

Content Area

4 Komponen Utama

Button (Tombol)

States & Variants

Primary
Secondary
Disabled

Do: Minimal tinggi 48px, Label jelas (Kata Kerja).

Don't: Label generik ("Ok", "Klik"), Terlalu banyak primary button dalam 1 layar.

Tugas Kelompok (Design System)

Membuat Component Library Sederhana.

Checklist Komponen

1
Button
Primary, Secondary, Disabled
2
Input
Default, Filled, Error
3
Card
Vertikal & Horizontal
4
Navigation
Active & Inactive State

Ketentuan

  • • Format: Hitam Putih (Wireframe)
  • • Output: Figma Link & PDF
  • • Kelompok: 2-3 Orang
  • • Deadline: Pertemuan Berikutnya

Dilarang!

Jangan menggunakan warna selain hitam, putih, dan abu-abu.

Selesai

"Sistem yang baik membuat desainer fokus pada inovasi, bukan repetisi."